YH

Education – Entertainment – Empowerment (Part II) PDF Print E-mail
Written by Vanny
Tuesday, 08 July 2008 07:00

Pdt. Yusak Hadisiswantoro
Workshop II SPGI 2008 (Theater 12.30-13.30)
Graha Bethany Nginden

Tahun ini adalah tahun penuaian. Tuhan menghendaki supaya setiap kita naik ke tingkat yang lebih tinggi dan tentu saja yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tetapi satu hal yang perlu diketahui, kita tidak bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi dan tidak bisa menjadi rekan sekerja Allah yang baik tanpa mengikuti “test”.

Baca : – Ayub 23:8-10

– 2 Korintus 10:12

– 2 Timotius 2:15

Alkitab menuliskan bahwa sebelum Allah memakai dan mengangkat hamba-hambaNya, Tuhan selalu meberikan ujian. Tidak pernah Tuhan memakai hambaNya, siapapun dia, tanpa melalui ujian.

Mengapa?

Karena Tuhan mau menguji “inner attitude” setiap hamba-hambaNya. Alkitab mencatat satu contoh konkrit yaitu: Daud. Sebelum Daud dipakai Tuhan menjadi besar, dia harus mengalami banyak fase dan test dalam perjalanan hidupnya. Dan ada 4 fase yang harus dilalui hamba-hamba Tuhan sebelum dia dipakai Tuhan menjadi besar, yaitu:

1. Salvation (Keselamatan)

2. Calling (Panggilan)

3. Preparation (Diperlengkapi)

4. Majority (Pemdewasaan)

Pada fase ke-3 ini kebanyakan orang-orang akan mundur. Tetapi bila kita berhasil melewati fase ke-3 dan masuk pada fase ke-4, maka kita akan “diangkat”, “dipakai” & “stabil” didalam Tuhan.

Pada fase ke-3 ini, kita akan mengalami 12 test yaitu:

1. TEST WAKTU

Contoh: Abraham (Kej 17:2-5)

Untuk penggenapan akan janji ini, Abraham harus menunggu selama 25 tahun. Dalam proses menunggu tersebut, Abraham sempat “terpeleset” dan mengambil Hagar menjadi isterinya.

Tetapi Tuhan tetap kepada janjiNya bahwa melalui Sara lah perjanjian antara Allah dengan Abraham akan digenapi. Dan melalui test waktu ini, akhirnya Abraham menerima janji daripada Tuhan.

Tuhan menghendaki supaya kita menjadi rekan sekerjaNya. Sebab itu, kalau Tuhan memasukkan kita pada test waktu ini jangan menyimpang dari jalur yang sudah Tuhan tetapkan supaya rencanaNya tergenapi melalui kehidupan kita.

2. TEST FIRMAN

Contoh: Yusuf (Baca Kej 37-41)

Saat kita melayani Tuhan, seringkali apa yang kita percayai (firman Tuhan) kadang tidak sesuai dengan apa yang kita alami saat ini, tetapi ketahuilah, jangan pernah meragukan firman Tuhan. Tetaplah pegang firman Tuhan dan janji-janjiNya. Karena Dia adalah Allah yang tidak pernah berdusta akan janjiNya. Dia pasti menggenapi janjiNya dalam kehidupan orang-orang yang terus mempercayai firmanNya.

3. TEST KARAKTER

Contoh: Samuel (Baca: I Samuel 1:24 – 4:1a)

Sekalipun kita dikelilingi oleh orang-orang yang karakternya tidak memberikan teladan yang baik kepada kita, jangan terpengaruh. Tetaplah hidup dengan karakter berkenan terhadap Allah. Bahkan Tuhan menuntut kita untuk menjadi garam dan terang di tengah dunia yang gelap ini. Dan nama Tuhan dipermuliakan melalui segala sesuatu yang kita kerjakan.

4. TEST MOTIVASI

Contoh: Bileam (II Pet 2:15)

Saat ini nilai pelayanan menjadi rancu antara panggilan dan pekerjaan, sehingga banyak orang yang melayani Tuhan memiliki motivasi yang salah.

Tuhan mau supaya motivasi kita lurus dan berfokus pada Tuhan saja. Yang Tuhan mau, layani Dia dengan motivasi yang benar, percayalah Tuhan pasti memakai hidup kita untuk menuai banyak jiwa bagi kemuliaan namaNya dan Dia pasti cukupkan segala kebutuhan kita.

5. SERVANT TEST

Alkitab menuliskan bahwa Elisa setia melayani Elia sampai waktu yang ditentukan Tuhan (Baca: 1 Raja-Raja 19:19-21). Tetapi memang pada kenyataannya, dalam ujian ini banyak terjadi pengkhianatan. Tetapi Alkitab menuliskan bahwa Elisa tetap setia melayani Elia.

Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kita termasuk dalam orang-orang yang setia dalam melayani Allah? Ketahuilah bahwa bila kita setia dalam melayani Tuhan, Tuhan akan memakai hidup kita menjadi rekan sekerja dalam penuaian jiwa-jiwa. Bahkan Tuhan akan memakai kita lebih lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

6. TEST PADANG GURUN

Alkitab menuliskan bahwa Musa hidup di padang gurun dalam kurun waktu tertentu hingga ia sempat merasa “apakah benar aku dipanggil dan dipakai Tuhan?” Tetapi toh akhirnya Musa dipakai Tuhan menjadi pemimpin yang besar.

Ketahuilah, seringkali “padang gurun” menjadi test yang Tuhan pakai sebelum kita diangkat. Yang menjadi permasalahannya adalah apakah kita orang-orang yang tekun dan orang-orang yang tidak akan mundur ketika diperhadapkan dengan padang gurun?

Ada banyak tantangan yang mungkin kita hadapi dalam tahun penuaian jiwa ini, tetapi Tuhan mau supaya kita tetap tekun dan tidak mundur ketika diperhadapkan pada test padang gurun ini. Percayalah dibalik test ini Tuhan sudah sediakan sesuatu yang mulia dan kita akan melihat, menikmati buah dari pelayanan yang kita kerjakan.

7. MISSUNDERSTANDING TEST (Test Disalah Mengerti)

Yesus yang adalah Tuhan dan Raja juga mengalami test ini sampai akhir hidupNya. Dipersalahkan, semua yang keluar dari Yesus selalu disalah mengerti. Ketahuilah, kalau Yesus mengalami hal ini, kitapun sebagai pengikut-pengikut-Nya pasti juga akan mengalami hal yang sama. Tetapi sebagai anak-anak Tuhan, marilah kita ikuti cara Yesus, Ia menjawab setiap pertanyaan dengan pertanyaan atau perumpamaan. Yesus menjawab setiap pertanyaan dengan kasih, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.

8. TEST KESABARAN

Alkitab menuliskan mulai dari Nuh menerima Firman Tuhan sampai Nuh mengerjakan dan menyelesaikan bahtera yang Tuhan perintahkan untuk dikerjakan, dan sampai datangnya air bah, adalah waktu yang sangat panjang. Bukan hanya itu, selama Nuh mengerjakan bahtera, Nuh juga terus berusaha memperingatkan bangsa itu dengan sabar. Tetapi apa hasilnya? Yang meresponi dan selamat hanya 8 orang saja. (Baca: Kejadian 7-8)

Orang sering melihat hasil akhir saja tanpa melihat prosesnya. Mulai sekarang belajarlah untuk mencintai proses tersebut. Pada saat Tuhan ijinkan kita masuk dalam proses sebelum Tuhan menggenapkan janjiNya dalam kehidupan kita, milikilah kesabaran. Tetaplah sabar ketika proses tersebut Tuhan ijinkan kita alami.

9. TEST KETAKUTAN

Kerapkali hamba Tuhan mengalami keadaan lingkungan yang mengancam jiwa. Alkitab memberikan satu contoh yaitu Elia. Alkitab menuliskan, setelah Elia menbunuh semua nabi baal yang adalah utusan Izebel, Elia mendapat ancaman bahwa diapun akan diperlakukan sama oleh Izebel seperti yang diperlakukan Elia terhadap nabi-nabi baal tersebut. Lalu alkitab menuliskan, Elia mengalami ketakutan dan dia lari masuk ke padang gurun menyelamatkan diri dari Izebel (Baca: I Raja-raja 19:1-4)

Tetapi puji Tuhan, firman Tuhan mengatakna, seorang malaikat Tuhan datang memberi dia makan dan minum sehingga Elia mendapat kekuatan untuk berjalan sampai ke gunung Allah, yaitu gunung Horeb.

Bukankah ini yang seringkali kita alami? Dalam pelayanan, ketika kita menginjili, memberitakan Injil Kerajaan Allah, sering kali kitapun mendapatkan ancaman terhadap jiwa. Tetapi sebagai anak-anak Tuhan, percayalah kepada Tuhan yang menjadi sumber kekuatan hidup kita. Pada waktu kita mengalami “test ketakutan” ini, jangan menjauh dari Tuhan, tetaplah melekat. Percayalah, Tuhan akan berikan kekuatan sehingga kita bisa menghadapinya dan Tuhan pasti pakai hidup kita untuk menuai banyak jiwa bagi kemuliaan nama Tuhan.

10. FRUSTASI TEST

Alkitab menuliskan, pada waktu Rasul Paulus membangun pelayanan, Tuhan pun ijinkan dia mengalami proses. Bahkan Alkitab menuliskan Rasul Paulus merasa ada orang-orang di sekitarnya menjadi seperti duri dalam dagingnya hingga ia sangat tertekan. Dan ini menjadi “frustasi test” yang Tuhan ijinkan dialami oleh Rasul Paulus (Baca: 2 Korintus 12:7). Tetapi firman Tuhan mengatakan, akhirnya Rasul Paulus bisa melewatinya dan Tuhan menambahkan kapasitas Paulus dalam pelayanan.

Pertanyaan bagi kita hamba-hamba Tuhan, adakah kerinduan dalam jiwa kita untuk dipakai Tuhan menuai banyak jiwa dalam Harvest Time ini? mari tangkap pesan Tuhan ini. Sebab itu menanglah atas “frustasi test” yang Tuhan ijinkan untuk kita lalui. Jangan menjadi hamba-hamba Tuhan yang gagal di tengah jalan. Pakai test ini untuk menjadi batu loncatan untuk hidup kita dipakai lebih lagi dalam pelayanan.

11. VISION TEST

Firman Tuhan dalam Nehemia 4:1-3 menuliskan bahwa Nehemia diberikan visi yang jelas untuk membangun kembali tembok Yerusalem yang telah roboh. Dan akhirnya, berbekal keteguhan iman dan kepercayaan kepada Tuhan, Alkitab menuliskan Nehemia berhasil.

Pertanyaan :

Apa yang membedakan kesuksesan seorang hamba Tuhan dan yang tidak?

Yang membedakannya adalah: visi.

Seorang hamba Tuhan yang memiliki visi yang jelas, dia akan melangkah dengan keteguhan iman searah dengan visi tersebut. Dan dengan demikian dia pasti mendapatkan keberhasilan yang dari pada Tuhan.

12. PROMOTION TEST

Baca: Hakim-hakim 9:7-11

Firman Tuhan mengajarkan, ketika kita mengerjakan pekerjaan, pelayanan kita, jangan mengerjakannya dengan hanya tertuju kepada promosi, posisi atau kedudukan yang ditawarkan oleh dunia. Tetapi kerjakanlah dengan mata tertuju kepada Tuhan.

Ketahuilah, promosi itu datangnya dari Tuhan. Ketika sudah tepat waktuNya, Tuhan pasti akan mempromosikan kita dan kita akan diangkat dari keberhasilan kepada keberhasilan yang lebih baik dalam pelayanan.

Kalau 12 test ini bisa kita lalui dengan baik dan pasti dengan pertolongan Roh Kudus, percayalah kita akan sampai kepada fase pendewasaan. Dan kalau kita sampai pada fase ini, kita akan menjadi berkat sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: