Pastor Kong Hee

Menjadi Berkat Bagi Dunia PDF Print E-mail
Written by Jeane
Friday, 11 July 2008 07:00

Pastor Kong Hee
Session VI SPGI 2008 (Main Auditorium 09.30-10.30)
Graha Bethany Nginden

TUHAN YESUS ingin membuat kita menjadi berkat bagi dunia ini. TUHAN mengutus kita seperti domba yang ada di tengah serigala. DIA berjanji bahwa roh yang ada di dalam kita lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia ini (1 Yohanes 4 : 4b). Oleh karena itu, ke manapun kita pergi, maka TUHAN akan memakai kita untuk menjadi berkat, sehingga kita bisa menjangkau dunia ini.

Lukas 5 : 1 – 5

Penjelasan :

Ay. 1 – 2

TUHAN YESUS sedang kotbah di pantai danau Genesaret. Kemudian, DIA melihat 2 perahu di tepi pantai.

Ay. 3

TUHAN YESUS masuk melangkah ke dalam dunia Simon ( Simon menggambarkan orang-orang yang belum mengenal TUHAN ). YESUS keluar dari dunia pengajaran kemudian DIA masuk ke dalam dunia Simon ( orang berdosa ) dan mengajar mereka semua, karena Tuhan ingin mereka dapat menjangkau dunia termasuk kita.

Ay. 4

TUHAN YESUS melakukan 5 hal untuk Simon ( 5 kunci sukses untuk menjadi manusia yang penuh tujuan, mendapat terobosan mukjizat yang besar ), yaitu :

1. Dapatkanlah Rhema

Rhema di sini maksudnya adalah visi, mimpi yang spesifik dari TUHAN YESUS. Iman timbul dari pendengaran akan Firman TUHAN. Hal inilah yang membuat kita memerlukan doa. Hal ini dikarenakan kita membutuhkan pewahyuan dari TUHAN. Oleh karena itu, rhema kita adalah pedang roh, sehingga kita dapat mengalahkan si jahat.

2. Majulah ( Melangkah Keluar ) dan Taatlah dengan Iman

Ay. 4 – 5 menjelaskan TUHAN YESUS mengatakan kepada Simon untuk menebarkan jala (banyak jala), tetapi dia hanya menebarkan 1 jala. Hal ini terjadi karena Simon kurang percaya sama TUHAN, karena sepanjang hari ia telah mencari ikan, tetapi tidak menangkap apa-apa.

Kata “Bertolaklah ke tempat yang dalam,” ini menjelaskan bahwa kita harus maju dan pergi ke tempat yang lebih dalam. Ayat 5 : “…, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga”. Pada saat TUHAN menyuruh kita, pasti kita akan bimbang. Maka dari itu, kita butuh iman (melangkah dengan iman). Selain itu, kita juga butuh doa serta pertolongan TUHAN.

3. Terjun ke Tempat yang Dalam

TUHAN YESUS menginginkan kita untuk masuk ke tempat yang lebih dalam. Hal ini dikarenakan tempat yang lebih dalam (seperti laut yang dalam) itu sangat sepi, dingin, dan juga gelap. Sama halnya dengan laut yang dalam, duniapun juga demikian. Oleh karena itu, orang-orang dunia yang belum di dalam TUHAN itu membutuhkan TUHAN YESUS. Jadi, kita harus menjadi garam dan terang dunia ini, supaya kita dapat menjangkau dunia ini.

4. Tebarkan Jala-jalamu dan Koneksikan Dirimu

Jala itu berbicara tentang koneksi antara kiri, kanan, atas, dan bawah. Gereja itu merupakan jaringan dari hubungan. Kita membutuhkan sendi-sendi, bukan hanya tulang. Sendi menjelaskan tentang komitmen. Jadi, meskipun ada konflik dengan semua orang yang ada di dalam Gereja, apabila kita sudah berkomitmen untuk menjadi anggota Gereja, maka kita akan tetap ada dalam Gereja tersebut. Hal ini dilakukan karena kita memiliki komitmen. Pada saat kita bersatu, maka kita akan menuai secara besar-besaran.

5. Harapkan Hasil Tangkapan yang Besar

Kita ini seperti domba yang ada di tengah serigala. Artinya, adanya tantangan yang besar saat kita mau bersinar untuk TUHAN YESUS di dunia ini, khususnya di dunia marketplace, media, bisnis, dll. Akan tetapi, apabila tidak ada anak-anak TUHAN yang ada di dunia seperti itu, maka bagaimana caranya kita akan menjangkau dunia ini ? Oleh karena itu, kita harus jadi garam dan terang dunia.

Ada 7 pilar dalam masyarakat, yaitu :

1. Keluarga

2. Agama

3. Bisnis

4. Pendidikan

5. Pemerintah

6. Seni

7. Media

Kebanyakan Gereja kuat di keluarga dan agama. Sekalipun kita bukan berasal dari dunia, tetapi kita harus memakai kuasa TUHAN untuk kita bisa menjangkau dunia. Maksudnya, pada saat TUHAN menempatkan kita di dunia bisnis, pendidikan, pemerintah, seni, serta media, maka kita harus bisa menjadi berkat di manapun kita berada. Hal ini kita lakukan agar kita dapat menjangkau dan memenangkan orang-orang yang ada di dunia (khususnya semua orang di sekitar kita ) untuk Kristus.

Amanat Agung, ayatnya di Matius 28 : 19-20. Mandat Budaya, ayatnya di Kejadian 1. Di dalam Mazmur 115 : 16 ini merupakan tanggung jawab yang besar untuk kemakmuran masyarakat kita. Budaya merupakan konsep dari TUHAN YESUS. Buktinya terdapat dalam Kejadian 2 : 15 “… mengusahakan …”.

Kebudayaan pop, yaitu :

1. Pernikahan

2. Selebriti

3. Musik

4. Film

5. Televisi

6. Fashion

7. Olah Raga

8. Seni

Kita harus membawa semua bidang kebudayaan pop ini di bawah pemerintahan TUHAN (Kolose 1 : 20). Pada saat kita bisa berdampak / menjadi berkat bagi dunia, maka pada saat itu jugalah yang memudahkan kita dalam menjangkau dunia ini.

Beberapa anggapan / gambaran orang-orang mengenai Gereja, yaitu :

1. Gereja dianggap sebagai Kapal Cinta

Maksudnya, semua orang yang pergi ke Gereja ini hanya ingin senang-senang, makan-makan, memperoleh penghiburan, dll, tetapi mereka semua tidak memiliki komitmen.

2. Gereja dianggap sebagai Kapal Selam

Artinya, kita harus terus masuk lebih dalam di dalam TUHAN, meskipun orang lain yang ada di sekitar kita itu berada di luar TUHAN. Dengan kata lain, kita itu bersikap egois dan tidak mempedulikan keselamatan orang lain, karena kita hanya melihat mereka dengan teleskop pada saat kita ada di dalam kapal selam tersebut. Teleskop ini berfungsi untuk melihat keadaan / orang-orang yang ada di sekitar kita yang ada di luar kapal.

3. Gereja dianggap sebagai Restoran Terapung Hong Kong

Gereja memiliki anggota / jemaat yang “gendut”. Maksudnya, anggota / jemaat yang ada di dalam Gereja ini hanya ingin belajar serta menjadi pendengar Firman. Mereka tidak mau melakukan semua yang sudah mereka dengar (tidak menjadi pelaku Firman). Selain itu, mereka tidak mau pelayanan di dalam Gereja. Hal inilah yang mengakibatkan mereka “gendut”.

4. Gereja dianggap sebagai Kapal Induk / Kapal Tempur

Kita menganggap diri kita itu seperti pahlawan / tentara, sehingga semua setan ingin dikalahkan, sampai-sampai tidak jelas setan apasaja yang sudah dilawan.

5. Gereja dianggap sebagai Perahu Lomba

Maksudnya, Gereja seolah-olah dianggap seperti kompetisi. Contohnya, bersaing dalam mengundang pembicara yang dari luar negeri ( banyak-banyakan ), dll.

6. Gereja dianggap sebagai Perahu Nelayan

Artinya, Gereja ditentukan untuk menjangkau semua orang untuk dimenangkan kepada TUHAN YESUS KRISTUS.

Anggapan / gambaran yang benar tentang Gereja itu adalah Gereja dianggap sebagai Perahu Nelayan. Hal ini dikarenakan Perahu Nelayan berfungsi untuk menangkap ikan. Sama halnya dengan perahu nelayan, Gereja berfungsi untuk menjangkau orang-orang supaya mereka yang belum mengenal TUHAN itu dapat mengenal TUHAN.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: