PAS

Memiliki Hati Yang Bijak PDF Print E-mail
Written by Joice Hadisiswoyo
Sunday, 17 February 2008 07:00

Pdt Paul Abdi Saputra
Khotbah Raya III 17/02/08
Graha Bethany Nginden

Mazmur 90:1-17

Mazmur 90:12 mengatakan : Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Mengapa menghitung hari diajarkan kepada kita? Karena Banyak orang yang gagal dalam menghitung hari-harinya. Dalam firman Tuhan pemazmur minta kesanggupan untuk menghitung hari-harinya. supaya mendapat hati yang bijaksana.

Menghitung hari disini berbicara mengenai soal waktu. Dan waktu itu tidak bisa dimundurkan, dihapus, atau dikembalikan kepada yang semula. Sebab waktu akan terus berjalan meninggalkan kita ketika kita tidak berjalan dalam waktu itu . Karena itu setiap kita perlu untuk mengisi hidup ini dengan tanggung jawab, karena kita tidak akan pernah dapat menghapus pengalaman dalam hidup ini baik itu buruk atau baik.  Sesuatu yang baik menjadikan modal yang penting untuk melakukan hal yang luar biasa. Sedangkan kita tidak boleh terpuruk dengan masa lalu kita, sebab Tuhan telah memberikan kepada  kita waktu. yang berharga, sehingga mari kita mengisi dengan sesuatu yang berharga.

Ada dua hal yang penting ketika berbicara mengenai waktu :

Yang pertama, berbicara mengenai sebuah kesempatan atau peluang untuk sukses.

Sebuah kesempatan untuk berhasil dalam berbagai hal termasuk melayani Tuhan selalu ada bagi kehidupan setiap orang. Tetapi sayangnya masih ada banyak orang yang mempergunakan waktu dengan tidak bertanggung jawab sehingga pada akhirnnya mereka mengalami stagnasi maupun kehancuran. Karena itu ketika Tuhan masih memberikan waktu kepada kita sampai hari ini itu berarti sebuah peluang emas bagi kita untuk berhasil.

Ada sebuah mitos dari Yunani yang menceritakan :

ada seorang dewa yang namanya dewa kesempatan, digambarkan seperti orang yang kepalanya botak di bagian dibelakang. Dewa kesempatan ini jalanya sangat cepat. Begitu juga dalam hidup ini ketika kita ingin mengejar kesempatan kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Selain itu dibutuhkan ,ketajaman, kepekaan untuk mengamati sebuah kesempatan atau peluang. Dan juga diperlukan suatu persiapan untuk menangkap kesempatan yang ada. Banyak orang percaya tidak dapat berhasil karena mereka tidak peka, tidak penuh hikmat dan tidak ada persiapan yang maksimal serta optimal.

Seorang penulis yang bernama Bobby Ansem memberikan gambaran yang menarik bahwa kesuksesan adalah ketika persiapan berjumpa dengan sebuah kesempatan. Dengan demikian kita harus senantiasa mempersiapkan diri.

Yang kedua, berbicara soal kehidupan.

Bagaimana dalam hidup ini kita dapat  berbuah dan berguna bagi orang lain. Ada sukacita yang tidak dapat digantikan oleh apapun saat hidup kita dapat memberkati dan berguna bagi orang lain. Ada orang yang berkata bahwa kita tidak akan tahu berapa lama kita hidup, namun kita dapat menentukan luas dan kedalaman hidup kita.Apakah hidup kita memberkati orang lain ataukah sebaliknya, karena itu semua adalah pilihan kita.

Ilustrasi :

Ada seorang bapak yang memiliki 3 cincin turun temurun dan setiap orang yang memakai cincin tersebut akan memiliki karakter yang baik. Bapak ini memiliki 3 anak dan masing-masing diberi 1 cincin, namun mereka bingung karena ternyata hanya ada 1 cincin yang asli. Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke orang yang bijaksana. Kemudian orang itu mengatakan bahwa satu saat pasti akan diketahui siapa yang memakai cincin yang asli yaitu ,mereka yang ramah terhadap orang lain serta baik kelakukannya.

Begitu juga dalam hidup ini kita tidak hanya cukup menjadi orang percaya namun terlebih dari itu apakah kita memiliki kebiasaan yang baik? Apakah kita mengeluarkan buah yang baik dan orang lain senang dengan kehadiran kita atau sebaliknya. Sebenarnya yang terpenting bukan berapa lama kita hidup di dunia melainkan bagaimana kita mengisi hidup ini dengan sesuatu yang berharga dan berguna. Yesus hidupnya hanya 33 tahun, namun hidupnya bergunan bagi orang lain, dan Dia termasuk teladan yang luar biasa bagi kita. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: